Termenung memikirkan keadaan seorang istri yang rela meninggalkan rumah orang tuanya demi membina kebahagiaan bersamamu, menjadi bagian dari kesuksesanmu dan senantiasa berusaha membahagiakanmu .
Termenung dan sedih ketika engkau mengabaikan keinginannya, menyakiti hatinya, meremehkan kemampuannya , membuat dirinya merasa tidak diinginkan,apalagi memukulnya.
Akhi
Sesungguhnya kelicikan yang ada pada sifat seorang wanita hanyalah wajah lain dari rasa cinta yang dimilikinya. sebagaimana Zulaikha yang melakukan berbagai cara demi memperoleh cintanya Yusuf as
Sedangkan kelicikan pada dirimu wahai akhi hanyalah wajah lain dari rasa kebencian yang mendalam. Sebagaimana saudara-saudara Yusuf as berusaha mengenyahkannya dari kehidupan bapak mereka (ya'qub as) hanya karena dicintai dan dimanja lebih dari mereka.
Subhanallah...
Kelicikan memiliki dua wajah yang berbeda pada wanita dan laki-laki. Akan tetapi perlu diingat bahwa kelicikan seorang wanita tidak datang begitu saja, melainkan hasil dan buah dari tanaman mu akhi...
Licik telah disebutkan dua kali dalam Surah Yusuf yang pertama kelicikan saudara Yusuf karena kebencian . Kedua kelicikan Zulaikhah demi mendapatkan cinta Yusuf as.
Kalau saja engkau perlakukan istrimu dengan penuh cinta maka yakinlah bahwa rumahmu akan menjadi surga yang indah.
Kalau saja engkau berikan dan penuhi kebutuhan nya. niscaya tidak akan ada kata ngeluh dan kebencian dalam rumah tanggamu.
Ingat.. menjadi Imam yang baik butuh kesabaran dan pembenahan setiap saat . butuh itrospeksi dan penembangan diri.
Semoga engkau menjadi imam yang baik setiap saat, sehingga bisa membawa keluarga kepada keridhaan Allah swt serta terciptanya keluarga sakinah yang didambakan sebagai salah satu tujuan nikah.
Syekh Ali Jum'ah berkata: Tujuan utama kita mempelajari atau mengkaji ilmu, pemikiran, dan semua yang dilahirkan oleh para ulama sebelum kita (turats), bukan hanya untuk sekedar menghafal dan mengulangnya saja, hingga perjalanan ilmu ini terhenti pada kita. Namun tujuan utama kita mengkaji turats adalah untuk mendapatkan serta menyerap metodologi, kaidah, dan alat-alat yang ada pada khazanah turats ini. Agar kita mampu melanjutkan perjalanan dan bangunan ilmu mereka. Kami tekankan lagi bahwa metode dan cara pikir, merupakan hal utama yang harus kita ambil dari turats ini. Kita tidak harus terlalu fokus mendalami detail permasalahan-permasalahan yang mereka bahas. Namun kita harus mengerti cara mereka berpikir, demi kebaikan zaman mereka. Hal ini akan mengantarkan kita kepada: 1. Sumber (dalil) penelitian, 2. Tata cara penelitian, 3. Kriteria seorang peneliti. Inilah yang kemudian dijadikan metodologi ilmiah modern oleh Roger Bacon. Padahal sebenarnya 3 hal ini merupakan uns...
Komentar
Posting Komentar
Terimakasih untuk komentar anda