Langsung ke konten utama

Pohon

Sahabat,
Sering kita jumpai pohon dimana-mana, khususnya di daerah tropis seperti Indonesia kita tercinta.
Pohon dengan kesejukannya memberikan banyak manfaat, selain membersihkan udara dari racun-racun yang melekat, juga dapat memberikan keteduhan saat teriknya matahari, dan tentunya masih banyak lagi manfaat pohon ciptaan Allah Yang Maha Esa.

Lalu bagaimana dengan kita, apakah kita termasuk pohon yang memberikan banyak manfaat? Memiliki banyak buah, apakah buah yang kita hasilkan segar, manis, dan enak dikenang?

Sudah menjadi garisNya (sunatullah) di muka bumi ini, bahwasanya setiap hubungan memiliki dua sisi yang kita kenal dengan sebutan take and give.

Take and give ini akan selalu ada diantara dua manusia, baik itu suami istri, ibu dan anak, murid dan guru, teman kerja, teman sekolah,bahkan penjual dan pembeli. Tidak ada yang akan keluar dari garis ketentuan Allah ini. Semua berhak mendapatkan dan berkewajiban memberi.
كن مثمرا jadilah pohon dengan buah yang enak dikenang, atau jadilah produktif yang positif merupakan ciri dari seorang mu'min.

Pribahasa ini menggambarkan bagaimana kedua insan dapat berinteraksi secara positif dengan selalu memberi, karena tanpa memberi, maka jangan berharap menerima.

Kita memberi tentunya dengan ikhlas, dan menerima itu pasti, bila datangnya bukan dari penerima sendiri, maka pemberian itu datangnya langsung dari yang Maha Mengatur Hubungan manusia, yaitu Zat yang Maha Adil.

Banyak saya dengar ibu2 yang berkata, Bu saya selalu memberi tanpa mengharapkan apa2 dari suami... Masa sih Bu? Tidak ada hubungan antar ummat manusia kecuali sudah pasti ada hubungan take and give nya. Itu sudah garis Allah. Hanya saja tidak selalu balasan itu sesuai dengan harapan, artinya ibu sudah capek merawat anak, membersihkan rumah, menunggu suami, dandan yang cantik, tetapi suami pulang cemberut, capek, marah2 dan tidur..   itu bukan balasan. Tetapi balasan nya adalah ketika ibu sakit, suami yang merawat anak, menjaga ibu, merawat ibu, memberi makan, dan kalau ibu sedang sehat tidak juga jarang suami pulang dengan membawa oleh2 untuk dimakan bersama sambil ngeteh. Artinya, balasan tidak selalu harus sesuai keinginan kita dan kontan saat itu juga.

Ibu. Saya capek dengan keras kepala istri, disuruh begini selalu gak nurut, masak gak pernah, anak ditinggal sama neneknya, dia jalan terus sama teman2 nya, padahal semua yg dia inginkan saya selalu penuhi. .... Masa sih pak? Lalu kalau bapak sakit siapa yang rawat, kalau anak sekolah siapa yang siapkan makanan untuk mereka dan untuk bapak pagi hari, siapa yang membersihkan rumah,  mempersiapkan baju bapak? Keras kepala bukan berarti istrimu jelek atau tidak taat suami pak, itu namanya istri bapak memiliki karakter yang harus dihormati dan diayomi, balasan yang bapak harapkan kontan tidak akan selalu berjalan sesuai keinginanmu, namun balasan istri akan selalu hadir ketika bapak butuhkan dan di saat yang tepat.

Sahabat, inilah yang disebut menjadi pohon dengan buah yang enak dikenang, kelak kita akan tiada, maka kenangan indah lah yang akan menjadi wakaf jariah kita walau kita  sudah tiada, take and give itu akan selalu ada, tergantung kitanya, mau hanya memberi saja dan tidak merasa mendapatkan apa2, maka itu Khidir Ni'kmat, atau mau mendapatkan saja, maka itu wajah lain dari keegoisan dan tingkat keimanan kita yang sangat rendah. Pilihan nya ada di kita semua ...

Wassalam
A.A.N

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TURATS

Syekh Ali Jum'ah berkata: Tujuan utama kita mempelajari atau mengkaji ilmu, pemikiran, dan semua yang dilahirkan oleh para ulama sebelum kita (turats), bukan hanya untuk sekedar menghafal dan mengulangnya saja, hingga perjalanan ilmu ini terhenti pada kita. Namun tujuan utama kita mengkaji turats adalah untuk mendapatkan serta menyerap metodologi, kaidah, dan alat-alat yang ada pada khazanah turats ini. Agar kita mampu melanjutkan perjalanan dan bangunan ilmu mereka. Kami tekankan lagi bahwa metode dan cara pikir, merupakan hal utama yang harus kita ambil dari turats ini. Kita tidak harus terlalu fokus mendalami detail permasalahan-permasalahan yang mereka bahas. Namun kita harus mengerti cara mereka berpikir, demi kebaikan zaman mereka. Hal ini akan mengantarkan kita kepada: 1. Sumber (dalil) penelitian, 2. Tata cara penelitian, 3. Kriteria seorang peneliti. Inilah yang kemudian dijadikan metodologi ilmiah modern oleh Roger Bacon. Padahal sebenarnya 3 hal ini merupakan uns...

Pacar sewaan

Hebat ya masa kini,  hanya satu jam bagi pemula saja bisa menghasilkan 500.000. Apalagi yang expert,  rate nya Kisaran 25.000.000 per jam Hanya dengan menjadi PACAR SEWAAN Begitu mudah ya menghasilkan uang dgn modal KEBOHONGAN.  Lalu dimana karamah,  izzatul nafsi,  ash shidqi, al amanah, halal haram?  Bukankah bohong itu harus ditebus dengan kaffarah?  Bukankah rasulullah saw bersabda لا تكذب " jangan sekali Kali kamu berbohong" ?  Bukan hanya karena PACAR SEWAAN itu sedang marak,  trendy,  dan sgt menjanjikan penghasilan yg melimpah per hari,  lantas kita boleh gunakan sebagai alat berniaga.  Islam sudah jelas mengatur kehidupan ummatnya.  Masih banyak perkerjaan lain walau penghasilan nya minim dibandingkan PACAR SEWAAN tapi di mata Allah sungguh mulia dan di ridhai.  Ada yg berpendapat bahwa itu sama saja dgn biro jodoh,  ada juga yg melihat nya dr kacamata plus mi...

Manfaat Mempelajari Ekonomi Islam

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Ekonomi  Syariah  merupakan  ilmu   pengetahuan  social   yang  mempelajari       masalah-masalah ekonomi rakyat yang di ilhami oleh  nilai-nilai  islam.  Ekonomi                syariah   berbeda   dari  kapitalisme,  sosialisme,  maupun   negara   kesejahteraan       (Welfare State).  Berbeda dari  kapitalisme  karena  Islam  menentang  eksploitasi        oleh  pemilik  modal  terhadap  buruh  yang  miskin,  dan  melarang  penumpukan       kekayaan.  Selain  itu,  ekonomi  dalam   kaca  mata  Islam   merupakan   tuntutan ...