Langsung ke konten utama

SIANG ITU

Siang itu, suasana sepi tidak banyak kendaraan di jalan. suara hujan ringan terdengar merdu di telinga. aku berjalan berlahan menuju parkiran bergegas pulang setelah belanja di mini market yang tidak jauh dari rumah.namun pemandangan yang aneh dan tidak pernah aku lihat sebelumnya dalam beberapa kejadian antara sesama motor. stand motor pengguna lain nyangkut di knalpot motorku. bagaimana bisa, bagaimana kejadiannya? siapa yang lihat? dimana pemilik motor itu? 
tidak seorangpun yang menyaksikan ataupun melihat pemilik motor itu.

Membaca pesan Allah, saya masuk kembali ke mini market sekedar berrkeliling, siapa tau ada yang terlupa untuk dibeli. sambil menuruti kehendak Nya untuk menetap lebih lama di sini, bibir pun bergumam La Haula Wa La Quwwata Illa Billah 

20 menit berlalu, tanpa perkembangan. tukang parkir yang biasa mangkal juga tidak ada di tempat. penjaga kasir ke sana kemari dan belum juga mendapatkan jawaban. dipanggilnya satpam dan beberapa orang lagi dari gedung sebelah untuk membantu melepaskan stand dari knalpot, namun 4 orang itu tidak berhasil. 

50 menit kemudian, bersamaan dengan tegukan terakhir dari secangkir kopi hangat yang dibuatin penjaga mini market, sambil menikmati kepingan terakhir Orea rasa strawbery, saya pun memutuskan untuk meminta bantuan dengan menelpon seseorang,  sebab orang-orang itu sudah berikhtiar untuk menolong, tapi gagal. sekarang saatnya saya berikhtiar. segera saya keluarkan Hp dan siap menelpon. sekilas dan  tiba-tiba datang pengendara motor yang sangat rapi, putih bajunya, putih wajahnya, cantik parasnya, memberhentikan motor persis samping motor saya dan bergegas menyentuh knalpot motor saya, seketika itu stand motor anak muda itu terlepas. dan bisa ditarik oleh mereka. wanita cantik itu bergegas pergi sebelum sempat ku ucapkan terimakasih kepadanya.

saya percaya, kekuatan bukanlah dengan besarnya otot, lebarnya pundak, atau cerdiknya akal. kekuatan yang hakiki datang dari Ilahi, Dialah Maha Kuat, dan selalu mengirimkan pertolongan Nya melalui siapapun dan kapanpun, 

Allah selalu mengirimkan pertolongan. baik melalui manusia seperti kita, ataupun Malaikat yang diberi tugas untuk menolong kita. Alhamdulillah 'Alaa Kuli Sya'y-in wa Mil-a kulli Syay-in

A.A.N

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TURATS

Syekh Ali Jum'ah berkata: Tujuan utama kita mempelajari atau mengkaji ilmu, pemikiran, dan semua yang dilahirkan oleh para ulama sebelum kita (turats), bukan hanya untuk sekedar menghafal dan mengulangnya saja, hingga perjalanan ilmu ini terhenti pada kita. Namun tujuan utama kita mengkaji turats adalah untuk mendapatkan serta menyerap metodologi, kaidah, dan alat-alat yang ada pada khazanah turats ini. Agar kita mampu melanjutkan perjalanan dan bangunan ilmu mereka. Kami tekankan lagi bahwa metode dan cara pikir, merupakan hal utama yang harus kita ambil dari turats ini. Kita tidak harus terlalu fokus mendalami detail permasalahan-permasalahan yang mereka bahas. Namun kita harus mengerti cara mereka berpikir, demi kebaikan zaman mereka. Hal ini akan mengantarkan kita kepada: 1. Sumber (dalil) penelitian, 2. Tata cara penelitian, 3. Kriteria seorang peneliti. Inilah yang kemudian dijadikan metodologi ilmiah modern oleh Roger Bacon. Padahal sebenarnya 3 hal ini merupakan uns...

Istana Fakir Miskin

Pada tahun 1174 M, yaitu pada masa pemerintahan khalifah Nuruddin az-Zinky, dimana beliau terkenal dengan langkah-langkahnya yang teramat lembut dan bijaksana... Beliau memikirkan hal ihwal fakir miskin yang sangat membutuhkan kesegaran jasmani dan rohani, dimana mereka akan tertekan secara rohani bila melihat saudara muslimin yang kaya sedang jalan-jalan dan menghabiskan uang untuk hal-hal yang tidak bermanfaat , sedangkan mereka teramat membutuhkan hal demikian. Akhirnya sang khalifah romantis ini, memutuskan untuk membangun Istana yang dikhususkan untuk fakir miskin, dimana terdapat didalamnya taman luas dihiasa tanaman bunga, kolam pemancingan, tempat yang disediakan khusus memanah, tempat untuk berkuda, dan tempat bermain untuk anak-anak. Dalam istana tersebut, beliau membangun segala macam rekreasi yang mungkin dirindukan oleh para fakir miskin. Modal pembangunan istana tersebut dari hasil keuntungan negara yang tersisa setelah perencanaan pembangunan dsb. Setelah selesai pe...

Pola Pertanyaan 2

Pola/cara/uslub/thariqah ini digunakan untuk memilih antara dua hal "MANA YANG..". Dalam cara ini pengungkapan pertanyaan bersifat mu-annats (Pr) Qaidahnya sebagai berikut:  أي + مثنى .... أم  Contoh penggunaan dalam kalimat :  أينا تحب أنا أم هي؟ Mana yg kamu cintai, aku atau dia? أيهما أحب إليك العربية أم الإنجليزية؟ Mana yang lebih kamu sukai, bahasa Arab atau bahasa Inggris? أي الصورتين هي هذه أم تلك؟ Yang mana foto dia, ini atau itu? أي الموعدين أفضل اليوم أو غدا؟ Mana waktu yang lebib pas, hari ini atau besok? Sekian, wa al hamdulillah