Sahabat,
Persahabatan yang baik adalah sebagai sebuah “ibadah”, dimana pelakunya akan dengan syarat tetap terikat pada kaidah-kaidah akhlak Islami yang secara langsung maupun tidak akan memberikan dampaknya bagi individu dan masyarakat, serta menegaskan pentingnya di era “digitalisasi” yang kita jalani saat ini, di mana tekanan semakin cepat dan tantangan silih berganti, sementara semua orang berlomba dalam kehidupan untuk meraih berbagai sarana penopangnya.
Persahabatan yang baik adalah oase keamanan dan harta yang tak pernah habis. Sahabat bukan sekadar teman dalam momen-momen singkat, melainkan penopang yang menguatkan tekad, penawar yang menyembuhkan luka, dan cermin yang memantulkan kebenaran, serta menjadikan kesulitan hidup terasa lebih mudah. Persabahbatan bertumpu pada kejujuran, nasihat, dan kasih sayang, dengan memperhatikan standar dalam memilih teman yang baik serta cara menjaga ikatan ini.
persahabatan merupakan seperangkat prinsip yang menjamin hubungan antar sahabat tetap sehat, seimbang, dan berjangka panjang. Namun, hubungan itu bisa saja menyimpang dan berubah menjadi hubungan yang menyakitkan atau dangkal. Oleh karena itu, kejujuran, nasihat, dan ketulusan merupakan fondasi keberhasilan hubungan tersebut. Setiap pihak harus bersikap terbuka terhadap yang lain, mengungkapkan perasaan dan pendapat tanpa kemunafikan, dan tetap dengan kelembutan dan rasa hormat. Sahabat tidak menipu sahabatnya dan tidak memujinya secara berlebihan dengan mengorbankan kebenaran.
Di era digital dan teknologi, persahabatan menjadi lebih cepat terjalin karena teknologi telah mendekatkan jarak. Seseorang bisa memiliki teman dari berbagai tempat dan negara. Namun yang terpenting adalah adanya keseimbangan dalam persahabatan tersebut. perlunya membedakan antara persahabatan sejati dan persahabatan yang dilandasi kepentingan pribadi. Disamping terdapat juga perilaku-perilaku berbahaya yang dapat menghancurkan persahabatan.
Sahabat,
Siapa di antara kita yang pernah melukai, menghina, membeberkan rahasia sabahatnya, atau menzaliminya? segera minta maaf sebelum Ramadhan, sebab kita tidak akan pernah tau, kapankah ajal menjemput.
Selamat berpuasa kepada semua sahabat-sahabatku. Semoga Ramadhan tahun ini menjadi Syafi’ agar terkabulnya hajat kita di dunia dan akhirat nanti.
Wassalam
Amirah Nahrawi
Komentar
Posting Komentar
Terimakasih untuk komentar anda