Langsung ke konten utama

urusan ibadah nanti dulu

Dalam al-Quran dan kitab-kitab hadits, proporsi terbesar kedua sumber ajaran Islam tersebut berkenaan dengan urusan muamalah. Ayat-ayat ibadah dan ayat-ayat berkenaan kehidupan sosial adalah selalu disandingkan bersamaan. Untuk bahkan lebih banyak muamalah sosial dibandingkan ibadah  Begitu juga di dalam kitab hadits. Dari dua puluh jilid Fath al-Bari: Syarah Shahih Bukhari misalnya, hanya empat jilid berkenaan dengan urusan ibadah.

Dalam Islam bila waktu ibadah bersamaan dengan urusan muamalah yang penting, ibadah boleh ditunda atau ditangguhkan pelaksanannya. Ibadah yang mengandung segi sosial diberi ganjaran besar dibandingkan ibadah bersifat perorangan.

Ketika urusan ibadah dilakukan tidak sempurna atau batal, karena satu hal, maka kafaratnya (tebusannya) ialah melakukan sesuatu yang berhubungan dengan muamalah sosial misalnya Orang yang tidak mampu berpuasa diharuskan memberi makanan kepada orang miskin, di sebut fidyah.

Menariknya, bila orang tidak baik atau melakukan kesalahan dalam urusan muamalah ini, urusan ibadah tidak dapat menutupinya. Ketika seseorang merampas hak orang lain, tidak dapat menghapus dosanya dengan shalat tahajud misalnya bahkan shalat fardhu sekalipun. Ketika saya melukai Anda, kesalahan saya tidak dapat ditebus dengan “sujud” ribuan tahun. Satu-satunya cara adalah saya meminta maaf kepada Anda.

Melakukan amal baik dalam urusan sosial, lebih baik dari pada ibadah sunnah. Bahkan kebaikan dalam urusan sosial pada titik tertentu menjadi penentu diterimanya atau tidak, atau bermanfaat atau tidak ibadah seseorang. Diriwayatkan bahwa Allah SWT telah berkata melalui Muhammad saw dalam hadits qudsi, bahwa “tidak beriman kepada-Ku orang yang tidur kenyang, sementara tetangganya kelaparan.” Juga diriwayatkan oleh nabi Muhammad saw berkata bahwa “hamba yang paling dicintai Allah ialah yang paling bermanfaat bagi manusia. Dan amal yang paling utama adalah memasukkan rasa bahagia pada hati orang (beriman)—(seperti) menutup rasa lapar, membebaskan (orang) dari kesulitan, atau membayarkan utang.”

Begitu pentingnya urusan muamalah sosial ini, sehingga jelas bahwa Islam tidak saja mengenai halal haram. Namun lebih mencakup ruang lingkup yang lebih luas, sehingga  Islam yang selama ini dilihat hanya terbatas dalam persoalan haram dan halal, Tidak lagi sekedar agama hukum atau nomos saja. 

A.A.N

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TURATS

Syekh Ali Jum'ah berkata: Tujuan utama kita mempelajari atau mengkaji ilmu, pemikiran, dan semua yang dilahirkan oleh para ulama sebelum kita (turats), bukan hanya untuk sekedar menghafal dan mengulangnya saja, hingga perjalanan ilmu ini terhenti pada kita. Namun tujuan utama kita mengkaji turats adalah untuk mendapatkan serta menyerap metodologi, kaidah, dan alat-alat yang ada pada khazanah turats ini. Agar kita mampu melanjutkan perjalanan dan bangunan ilmu mereka. Kami tekankan lagi bahwa metode dan cara pikir, merupakan hal utama yang harus kita ambil dari turats ini. Kita tidak harus terlalu fokus mendalami detail permasalahan-permasalahan yang mereka bahas. Namun kita harus mengerti cara mereka berpikir, demi kebaikan zaman mereka. Hal ini akan mengantarkan kita kepada: 1. Sumber (dalil) penelitian, 2. Tata cara penelitian, 3. Kriteria seorang peneliti. Inilah yang kemudian dijadikan metodologi ilmiah modern oleh Roger Bacon. Padahal sebenarnya 3 hal ini merupakan uns...

Pacar sewaan

Hebat ya masa kini,  hanya satu jam bagi pemula saja bisa menghasilkan 500.000. Apalagi yang expert,  rate nya Kisaran 25.000.000 per jam Hanya dengan menjadi PACAR SEWAAN Begitu mudah ya menghasilkan uang dgn modal KEBOHONGAN.  Lalu dimana karamah,  izzatul nafsi,  ash shidqi, al amanah, halal haram?  Bukankah bohong itu harus ditebus dengan kaffarah?  Bukankah rasulullah saw bersabda لا تكذب " jangan sekali Kali kamu berbohong" ?  Bukan hanya karena PACAR SEWAAN itu sedang marak,  trendy,  dan sgt menjanjikan penghasilan yg melimpah per hari,  lantas kita boleh gunakan sebagai alat berniaga.  Islam sudah jelas mengatur kehidupan ummatnya.  Masih banyak perkerjaan lain walau penghasilan nya minim dibandingkan PACAR SEWAAN tapi di mata Allah sungguh mulia dan di ridhai.  Ada yg berpendapat bahwa itu sama saja dgn biro jodoh,  ada juga yg melihat nya dr kacamata plus mi...

Manfaat Mempelajari Ekonomi Islam

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Ekonomi  Syariah  merupakan  ilmu   pengetahuan  social   yang  mempelajari       masalah-masalah ekonomi rakyat yang di ilhami oleh  nilai-nilai  islam.  Ekonomi                syariah   berbeda   dari  kapitalisme,  sosialisme,  maupun   negara   kesejahteraan       (Welfare State).  Berbeda dari  kapitalisme  karena  Islam  menentang  eksploitasi        oleh  pemilik  modal  terhadap  buruh  yang  miskin,  dan  melarang  penumpukan       kekayaan.  Selain  itu,  ekonomi  dalam   kaca  mata  Islam   merupakan   tuntutan ...