Langsung ke konten utama

pola percakapan 33 ASALKAN

uslub ini adalah untuk memberikan suatu syarat tertentu kepada lawan bicara atau bahkan orang ketiga. pada ini selalu datang di Tengah sebagai Syarat sesuatu

Asalkan : ْشَرْطا أن

Contoh:

ًسَأَحْضُرُ شرطا أن تَنْتَهِيَ الحَفْلةُ قَبْلَ التَاسِعَةِ لَيْلا 
Saya akan datang, asalkan acaranya selesai sebelum jam 9 malam

أُعِيْرُكَ هذا الكِتَابَ شرطا أن تَرُدهُ إليَّ غَدًا
Saya pinjamin buku ini, asalkan kamu kembalikan besok

ًآكُلُ كُلَّ شَيْءِ شرطا أن يَكُوْنَ حَلاَلا
Saya makan apa saja asalkan halal

لا يَهُمُّنِي أيْن أسْكُنُ شرطا أنْ تَكُوْنَ مَعِي
Saya tidak masalah tinggal dimana, asalkan kamu bersamaku

َافْعَلْ مَا شِئْتَ بي شرطا أن تتذكرني   
Lakukan apa yang kamu mau dengan ku asalkan kamu Tetap ingat aku  .

الحب لا تموت شرطا ان يكون غير مصطنع
Cinta tidak akan mati asalkan cinta itu tidak direkayasa 

اتمنى ان اعيش حياتى معه شرطا ان يطلبني
Saya berharap menghabiskan sisa umurku bersamanya, asalkan dia melamarku

Semoga bermanfaat 
A.A.N

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TURATS

Syekh Ali Jum'ah berkata: Tujuan utama kita mempelajari atau mengkaji ilmu, pemikiran, dan semua yang dilahirkan oleh para ulama sebelum kita (turats), bukan hanya untuk sekedar menghafal dan mengulangnya saja, hingga perjalanan ilmu ini terhenti pada kita. Namun tujuan utama kita mengkaji turats adalah untuk mendapatkan serta menyerap metodologi, kaidah, dan alat-alat yang ada pada khazanah turats ini. Agar kita mampu melanjutkan perjalanan dan bangunan ilmu mereka. Kami tekankan lagi bahwa metode dan cara pikir, merupakan hal utama yang harus kita ambil dari turats ini. Kita tidak harus terlalu fokus mendalami detail permasalahan-permasalahan yang mereka bahas. Namun kita harus mengerti cara mereka berpikir, demi kebaikan zaman mereka. Hal ini akan mengantarkan kita kepada: 1. Sumber (dalil) penelitian, 2. Tata cara penelitian, 3. Kriteria seorang peneliti. Inilah yang kemudian dijadikan metodologi ilmiah modern oleh Roger Bacon. Padahal sebenarnya 3 hal ini merupakan uns...

Ekonomi Islam= Ekonomi Sederhana

Pilar utama ekonomi yang disebutkan Tuhan dalam firman-Nya, yaitu jual-beli, mengindikasikan kesederhanaan bentuk sistem ekonomi dalam Islam. Jual-beli menjadi pedoman atau referensi pengembangan ekonomi dengan semua aktifitasnya. Jual-beli bahkan harus menjadi acuan atau ukuran dalam menilai konsistensi ekonomi dalam menjalankan prinsip-prinsip Islam. Jual-beli menjadikan warna ekonomi begitu sederhana. Bahwa ekonomi harus bermuara pada aktifitas jual-beli, termasuk aktifitas pendukung ekonomi di sektor keuangan; investasi, menjadikan ekonomi tidak rumit dan kompleks. Bagi  yang tidak suka berpikir rumit, mengenali transaksi ekonomi Islam mudah saja, lihat akhir transaksi, apakah ada jual-beli di ujung aktifitasnya. Kompleksitas terjadi di perekonomian modern, karena ekonomi tidak concern terhadap underlying transaksi ekonomi. Ekonomi modern hanya memperhatikan prosesi-prosesi dan outlet-oulet "how make money more money". Akhirnya menggunakan konsep bunga dan spekulasi ino...

Pola Pertanyaan 2

Pola/cara/uslub/thariqah ini digunakan untuk memilih antara dua hal "MANA YANG..". Dalam cara ini pengungkapan pertanyaan bersifat mu-annats (Pr) Qaidahnya sebagai berikut:  أي + مثنى .... أم  Contoh penggunaan dalam kalimat :  أينا تحب أنا أم هي؟ Mana yg kamu cintai, aku atau dia? أيهما أحب إليك العربية أم الإنجليزية؟ Mana yang lebih kamu sukai, bahasa Arab atau bahasa Inggris? أي الصورتين هي هذه أم تلك؟ Yang mana foto dia, ini atau itu? أي الموعدين أفضل اليوم أو غدا؟ Mana waktu yang lebib pas, hari ini atau besok? Sekian, wa al hamdulillah