Langsung ke konten utama

Postingan

Beda antara Akad Tabarru’ dan Tijarah

Akad Tabarru’ adalah (1) Not-profit transaction; (2) Tujuan transaksi adalah tolong-menolong dan bukan keuntungan komersial; (3) Pihak yang berbuat kebaikan tersebut boleh meminta kepada counter-part-nya untuk sekadar menutupi biaya (cover the cost) yang dikeluarkannya untuk dapat melakukan akad tabarru’ tersebut. Tapi ia tidak boleh sedikit pun mengambil laba dari akad tabarru’ itu; (4) Tidak dapat diubah menjadi akad tijarah, kecuali ada persetujuan sebelumnya. Akad Tijarah adalah (1) Profit transaction oriented; (2) Tujuan transaksi adalah mencari keuntungan yang bersifat komersial; (3) Akad Tijarah dapat diubah menjadi akad tabarru’ dengan cara bila pihak yang tertahan haknya dengan rela melepaskan haknya, sehingga menggugurkan kewajiban pihak yang belum menunaikan kewajibannya; (4) Dilihat dari sifat keuntungan yang diperoleh, akad tijarah dibagi menjadi dua, yaitu: natural certainty return & natural uncertainty return. Pada hakikatnya, akad tabarru’ adalah akad melakukan ke...

Tijarah

Tijarah adalah Akad perdagangan; mempertukarkan barang dagangan dengan mata uang menurut cara yang ditentukan; Mempertukarkan harta dengan harta menurut cara yang telah ditentukan dan bermanfaat serta dibolehkan oleh syariah. Semua bentuk akad yang ditujukan untuk tujuan komersial, yaitu akad yang ditujukan untuk memperoleh keuntungan. Termasuk dalam akad tijarah adalah (i) akad yang mengacu pada konsep bagi hasil, di antaranya mudharabah dan musyarakah; (ii) akad yang mengacu pada konsep jual beli, di antaranya bay’ bi tsaman ajil, murabahah, salam, dan istishna’; (iii) akad yang mengacu pada konsep sewa, di antaranya ijarah dan ijarah muntahiyah bit tamlik; (iv) akad yang mengacu pada konsep titipan, di antaranya wadi’ah yad al amanah dan wadiah yad dhamanah. Tijarah Dualiyah; Perdagangan internasional (international trade) adalah pertukaran barang dan jasa antarnegara melalui ekspor dan impor. Tijarah Ghairu Madhurah; Perdagangan jasa (trade in-services).

Tabarru' pada Asuransi

Akad Tabarru’ pada asuransi adalah akad yang dilakukan dalam bentuk hibah dengan tujuan kebajikan dan tolong-menolong antarpeserta, bukan untuk tujuan komersial. .... Dalam akad Tabarru’, harus disebutkan sekurang-kurangnya: (a) hak & kewajiban masing-masing peserta secara individu; (b) hak & kewajiban antara peserta secara individu dalam akun tabarru’ selaku peserta dalam arti badan/kelompok; (c) cara dan waktu pembayaran premi dan klaim; (d) syarat-syarat lain yang disepakati, sesuai dengan jenis asuransi yang diakadkan. Berikut ini adalah beberapa ketentuan hukum penerapan akad tabarru’ pada asuransi syariah: (1) Akad Tabarru’ merupakan akad yang harus melekat pada semua produk asuransi. (2) Akad Tabarru’ pada asuransi adalah semua bentuk akad yang dilakukan antarpeserta pemegang polis. Berikut ini adalah kedudukan Para Pihak dalam akad tabarru’ pada asuransi syariah: (1) Dalam akad Tabarru’, peserta memberikan dana hibah yang akan digunakan untuk menolong peserta atau p...

PRINSIP-PRINSIP DASAR AKUNTANSI KONVENSIONAL DAN PRINSIP-PRINSIP DASAR AKUNTANSI ISLAM DALAM RUMUSAN TEORI DAN PRAKTEK AKUNTANSI ISLAM

Oleh : Amirah Ahmad Nahrawi ---------------------------------- 1. PENDAHULUAN Mengkaji system ekonomi islam, tidak pernah lepas dari membandingkan dengan system ekonomi konvensional yang saat ini hampir menguasai seluruh system ekonomi dunia sejak ratusan tahun yg lalu hingga sekarang. Pada prakteknya, system ekonomi islam dewasa ini masih tidak bisa dilepaskan sepenuhnya dari pengaruh factor system ekonomi konvensional.... Walaupun system ekonomi islam sudah ada sejak islam datang, yakni bersama dengan kedatangan Al Quran pada tahun 610 M, jadi 800 tahun lebih dahulu dari akuntansi konvensional. Hal ini terlihat berdasarkan sejarah akuntansi konvensional yang diketahui awam dan terdapat dalam berbagai buku “Teori Akuntansi”, disebutkan akuntansi muncul di Italia pada abad ke-13 yang lahir dari tangan seorang Pendeta Italia bernama Luca Pacioli pada tahun 1494. Beliau menulis buku “Summa de Arithmatica Geometria et Propotionalita” dengan memuat satu bab mengenai “Double Entry A...

Musyarakah mutanaqishah

Oleh: Amirah Ahmad Nahrawi ---------------------------- BAB I Pendahuluan Prinsip-prinsip fiqh silam menjadi salah satu cara bagi menentukan pengharusan sesuatu instrumen dalam pasaran modal Islam. Dalam pasaran modal prinsip-prinsip ini diadaptasi dan diubah untuk membentuk instrumen baru yang bertujuan khusus membangunkan pasaran modal Islam yang bebas dari unsur-unsur yang tidak dibenarkan oleh Islam seperti judi, riba dan gharar (unsur-unsur penipuan).... Ketentuan pokok yang perlu diperhatikan dalam akad musyarakah mutanaqishah adalah unsur kerjasama (syirkah) dan unsur sewa (ijarah). Kerjasama dilakukan dalam hal penyertaan modal atau dana dan kerjasama kepemilikan. Sementara sewa merupakan kompensasi yang diberikan salah satu pihak kepada pihak lain. Ketentuan pokok yang terdapat dalam musyarakah mutanaqishah merupakan ketentuan pokok kedua unsur tersebut. Berkaitan dengan syirkah, keberadaan pihak yang bekerjasama dan pokok modal, sebagai obyek akad syirkah, dan shigh...

Ijma' sebagai sumber ekonomi islam

Oleh: Amirah Ahmad Nahrawi -------------------- BAB I Pendahuluan dan Tujuan 1. Pendahuluan Perkembangan perbankan syariah di Indonesia telah memasuki babak baru. Pertumbuhan industri perbankan syariah telah bertranformasi dari hanya sekedar memperkenalkan suatu alternatif praktik perbankan syariah menjadi bagaimana bank syariah menempatkan posisinya sebagai pemain utama dalam percaturan ekonomi di tanah air. Bank syariah memiliki potensi besar untuk menjadi pilihan utama dan pertama bagi nasabah dalam pilihan transaksi mereka. Hal itu ditunjukkan dengan akselerasi pertumbuhan dan perkembangan perbankan syariah di Indonesia... Setelah diakomodasinya Bank Syariah pada Undang-Undang Perbankan No. 10/1998, maka dari tahun 2000 hingga tahun 2004, dapat dirasakan pertumbuhan Bank Syariah cukup tinggi, rata-rata lebih dari 50% setiap tahunnya. Bahkan pada tahun 2003 dan 2004, pertumbuhan Bank Syariah melebihi 90% dari tahun-tahun sebelumnya. Akan tetapi, pada tahun 2005, dirasakan ad...