Langsung ke konten utama

Postingan

PUASA SUNNAH AYYAMUL BIDH

Insya Allah besok Selasa,  Rabu,  Kamis tanggal 22, 23, 24 Maret 2016 bertepatan dengan puasa sunnah ayyamul bidh.(13,14 dan 15 hijriyah). Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda . صَوْمُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ . “Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.” (HR. Bukhari no. 1979) silakan di share dan semoga manfaat . “Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia (orang yang menunjukkannya) akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya. [HR Muslim, 3509]

Al-Baqaraħ[2]:167

إِذْ تَبَرَّأَ الَّذِينَ اتُّبِعُوا مِنَ الَّذِينَ اتَّبَعُوا وَرَأَوُا الْعَذَابَ وَتَقَطَّعَتْ بِهِمُ الْأَسْبَابُ (Yaitu) ketika orang-orang yang diikuti itu berlepas diri dari orang-orang yang mengikutinya, dan mereka melihat siksa; dan (ketika) segala hubungan antara mereka terputus sama sekali. (al-Qur'an Al-Baqaraħ[2]:166) وَقَ...

DOA ORANG TUA UNTUK ANAK

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ مِفْتَاحِ بَابِ رَحْمَةِ الل...

Al-Imam AL BAIHAQI

Imam al-Baihaqi rohimahulloh, periwayat hadis ulung itu, dikisahkan dimasa paruh-bayanya, terkena penyakit tumor, kemudian seorang tabib memutuskan untuk memotong semua jari-jemarinya, tetapi keadaan ini tak menyulutkan ia berhenti menulis, ia kemudian mulai latihan menggunakan jari kakinya, demikianlah sampai ia bisa menghimpun tulisan kurang lebih 384.000 lembar tulisan. Ketika ia ditanya seorang sahabatnya, "Apa yang melatarbelakangi semangatnya menulis? Ia menjawab, sebagaimana hadis Nabi: Barangsiapa yang bershalawat sekali kepadaku, maka Para malaikat akan menshalawatkan padanya 10 kalilipat, demikian bagi orang yang membuat saudaranya bershalawat...dengan menulis saya berharap setip pembaca tergerak untuk bershalawat ... ," tutur as-Sam’ani. (at-Tahbir fil Mu’jam Kabir 1/223)

PEMBAHASAN

Pembahasan حكم ولاية الكافر وأصحاب البدعة على ضوء القرآن والسنة والإجماع ﺍﺗَّﻔﻘﻮﺍ ﻋﻠﻰ ﺃﻧﻪ ﻻ ﺗُﻮﻟَّﻰ ﺍﻹﻣﺎﻣﺔُ ﻟﻠﻜﺎﻓﺮ، ﻭﻻ ﺗَﺴﺘَﺪﻳﻢُ ﻟﻪ ﺇﺫﺍ ﻃَﺮَﺃ ﻋﻠﻴﻪ Para ulama sepakat bahwa kepemimpinan tidak boleh diserahkan kepada nonmuslim, dan kepemimpinannya tidak boleh diteruskan j...

Renungan malam . semoga bermanfaat

Wejangan syekh Asy syinqithi kepada anaknya:   "عن السعادة" RAHASIA KEBAHAGIAAN السلام عليكم ورحمة الله وبركاته ﻳﺎﻭﻟﺪﻱ... ﺭﺍﺟﻊ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ؛ ﻻﺗﻨﺴﻪ... ﺃﻣﺎﻣﻚ ﺣﻔﻞ ﺗﻜﺮﻳﻢ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ، ﻟﻴﺲ ﻛﺎﺣﺘﻔﺎﻻﺕ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﺇﻳﺎﻙ ﺃﻥ ﺗﺨﻄﺊ ﻭﻗﺪ ﻗﻴﻞ ﻟ...

'Mayyit' dan 'Mayt' dalam Al-Quran

Terkait kematian, dalam Al-Quran terdapat dua kata yg mirip, namun memiliki makna yang berbeda. Yaitu kata: مَيِّتٌ مَيْت Yang pertama pakai 'tasydid' (mayyit), dan yang kedua memakai 'sukun' (mayt). 'Mayyit' dalam berbagai bentuknya tersebut sebanyak 15 kali. Sedangkan 'mayt' dalam berbagai bentuknya 11 kali. Apakah hikmah di balik penggunaan dua kata yang mirip tersebut? Ada ulama yang berpendapat bahwa keduanya memiliki makna yang sama; keduanya berbicara tentang kematian. Namun, saya tegaskan di sini bahwa pendapat tersebut menurut saya kurang tepat. Sebab, setelah saya mengkajinya lebih mendalam dengan melibatkan ulama-ulama lain yang berkompeten di bidang Al-Quran ini, disimpulkan bahwa di dalam Al-Quran tidak ada dua kata yang bermakna sama (taraaduf), karena pasti memiliki makna masing-masing. Jadi, 'mayyit' maknanya tidak sama dengan 'mayt'. Keduanya memiliki makna tersendiri. 'Mayyit' dan 'Mayt' ...