Langsung ke konten utama

Ramadhan #6 Botol Beling

RAMADHAN #6

Sahabat, 
 Islam adalah agama yang adil, mulia dan menyamakan hak. Islam telah menjamin hak para wanita, sebagaimana Islam menetapkan juga beberapa kewajiban atasnya. 
Seorang wanita dengan kodrat lembut, penyayang, pemaaf, pemberi, penyabar, multi tasking. Tidak serta merta menjadikan nya lemah, justru sifat-sifat ini kunci kekuatan dirinya dan kekuatan orang-orang sekelilingnya baik kaum lelaki maupun anak-anak. 

Begitu kuat dan tangguhnya sifat2 pemberian  Ilahi ini, sehingga kelembutan dan kasih sayang kita temuai pada seorang wanita, sifat  penyabar juga kita jumpai berlipat ganda pada wanita. Wanita bisa melakukan banyak hal pada waktu yang bersamaan, ya  memang kodratnya, ada juga beberapa laki-laki yang bisa namun itu anugerah bukan kodrat ilahi atau sunnatullah fi khalqih. 

walaupun demikian, wanita memiliki perasaan yang mudah sekali tersakiti, perasaan wanita ini sangat rapuh sehingga  Rasulullah saw mengumpamakannya dengan botol beling yang tipis. dan inilah hakikat wanita dari keberadaan perasaan wanita. Oleh karena itu Rasulullah saw mewasiatkan kaum laki-laki agar berlaku lembut kepada  botol beling (perasaan wanita) yang mudah sekali pecah..


الا واستَوْصُوا بالنِّساءِ خَيرًا؛ فإنَّهُنَّ عَوَانٍ عندَكُم، ليس تَمْلِكون مِنهُنَّ شيئًا غيرَ ذلكَ. رواه ابن العربي، في أحكام القرآن، عن أبيّ بن كعب،  2/450، حسن صحيح.

Maka perlakukanlah wanita dengan baik, mereka adalah patner kalian (dalam mengarungi bahtera kehidupan) tidak ada hak lainnya untuk kalian dari mereka. 

إنَّ اللهَ يُوصِيكُم بالنساءِ خيرًا، إنَّ اللهَ يُوصِيكُم بالنساءِ خيرًا، فإنهنَّ أمهاتُكم وبناتُكم وخالاتُكم، إنَّ الرجلَ من أهلِ الكتابِ يتزوجُ المرأةَ وما تُعلَّقُ يداها الخيطَ، فما يرغبُ واحدٌ منهما عن صاحبِه حتّى يموتا هَرمًا. السلسلة الصحيحة، عن المقدام بن معد يكرب الكندي، إسناده صحيح.

sesungguhnya Allah telah mewasiatkan kepada kalian (agar berlaku baik) pada wanita, sesungguhnya Allah telah mewasiatkan kepada kalian (agar berlaku baik) pada wanita, karena mereka merupakan ibu kalian, anak-anak kalian, kakak/adik prempuan dari ibu kalian. sesungguhnya kaum nasrani menikahi wanita dan selama pernikahan itu tidak sekalipun wanitanya menjahit pakaian. mereka pun tidak meninggalkan satu sama lain hingga mereka menua bersama. 

Beginilah hal ihwal kaum nashrani memperlakukan istri-istri mereka, bukankah kita lebih utama dan lebih berhak untuk itu? 

Selamat melaksanakan qiyamul lail
A.A.N

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TURATS

Syekh Ali Jum'ah berkata: Tujuan utama kita mempelajari atau mengkaji ilmu, pemikiran, dan semua yang dilahirkan oleh para ulama sebelum kita (turats), bukan hanya untuk sekedar menghafal dan mengulangnya saja, hingga perjalanan ilmu ini terhenti pada kita. Namun tujuan utama kita mengkaji turats adalah untuk mendapatkan serta menyerap metodologi, kaidah, dan alat-alat yang ada pada khazanah turats ini. Agar kita mampu melanjutkan perjalanan dan bangunan ilmu mereka. Kami tekankan lagi bahwa metode dan cara pikir, merupakan hal utama yang harus kita ambil dari turats ini. Kita tidak harus terlalu fokus mendalami detail permasalahan-permasalahan yang mereka bahas. Namun kita harus mengerti cara mereka berpikir, demi kebaikan zaman mereka. Hal ini akan mengantarkan kita kepada: 1. Sumber (dalil) penelitian, 2. Tata cara penelitian, 3. Kriteria seorang peneliti. Inilah yang kemudian dijadikan metodologi ilmiah modern oleh Roger Bacon. Padahal sebenarnya 3 hal ini merupakan uns...

Istana Fakir Miskin

Pada tahun 1174 M, yaitu pada masa pemerintahan khalifah Nuruddin az-Zinky, dimana beliau terkenal dengan langkah-langkahnya yang teramat lembut dan bijaksana... Beliau memikirkan hal ihwal fakir miskin yang sangat membutuhkan kesegaran jasmani dan rohani, dimana mereka akan tertekan secara rohani bila melihat saudara muslimin yang kaya sedang jalan-jalan dan menghabiskan uang untuk hal-hal yang tidak bermanfaat , sedangkan mereka teramat membutuhkan hal demikian. Akhirnya sang khalifah romantis ini, memutuskan untuk membangun Istana yang dikhususkan untuk fakir miskin, dimana terdapat didalamnya taman luas dihiasa tanaman bunga, kolam pemancingan, tempat yang disediakan khusus memanah, tempat untuk berkuda, dan tempat bermain untuk anak-anak. Dalam istana tersebut, beliau membangun segala macam rekreasi yang mungkin dirindukan oleh para fakir miskin. Modal pembangunan istana tersebut dari hasil keuntungan negara yang tersisa setelah perencanaan pembangunan dsb. Setelah selesai pe...

Pola Pertanyaan 2

Pola/cara/uslub/thariqah ini digunakan untuk memilih antara dua hal "MANA YANG..". Dalam cara ini pengungkapan pertanyaan bersifat mu-annats (Pr) Qaidahnya sebagai berikut:  أي + مثنى .... أم  Contoh penggunaan dalam kalimat :  أينا تحب أنا أم هي؟ Mana yg kamu cintai, aku atau dia? أيهما أحب إليك العربية أم الإنجليزية؟ Mana yang lebih kamu sukai, bahasa Arab atau bahasa Inggris? أي الصورتين هي هذه أم تلك؟ Yang mana foto dia, ini atau itu? أي الموعدين أفضل اليوم أو غدا؟ Mana waktu yang lebib pas, hari ini atau besok? Sekian, wa al hamdulillah